ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
3 Konsep Utama
Parenting Nabawiyah
Menurut Ustadz Budi Ashari.Lc.

3 Konsep Utama Parenting Nabawiyah Menurut Ustadz Budi Ashari.Lc.

Ustadz Budi Ashari, Lc adalah seorang yang
berkonstrasi dalam dunia sejarah Islam, sejalan dengan pendidikannya saat
kuliah di Al Jami’ah Al Islamiyyah di Madinah Nabawiyyah yaitu Fakultas hadis
dan Dirosah. Ustadz Budi Ashari juga membidani lahirnya sebuah lembaga kajian
yang diberi nama Cahaya Peradaban Islam.
Hasil dari eksplorasi kajian beliau terkait sejarah Islam
diaplikasikan dengan konsentrasi pendidikan dan parenting. Beliau mendirikan
beberapa lembaga pendidikan berbasis sejarah Islam seperti Sekolah Khuttab Al
Fatih, Parenting Nabawiyah dan juga Akademi Sirah Nabawiyah.
Dalam tulisan kali ini kami akan membagikan 3 konsep
utama dalam parenting Nabawiyah yang digagas oleh Ustadz Budi Ashari. Parenting
Nabawiyah adalah konsep pendidikan keluarga berbasis Nubuwah (kenabian).Sumber
utama dari Parenting nabawiyah adalah Al-qur,an hadits serta sejarah-sejarah
bagaimana ulama-ulama terdahulu mendidik anak sehingga melahirkan generasi yang
luar biasa. Tak hanya bersinar di dunia namun juga gemilang hingga akhiratnya.
Berikut adalah 3 konsep utama dalam parenting Nabawiyah
yang diusung oleh Ustadz Budi Ashari.
1. Visi
keluarga muslim
“Kalau orang hebat hari ini berpikir 250 tahun ke depan. Kita
dibiasakan oleh Islam berpikir sangat-sangat jauh ; Sesudah kematian….” (Ustadz Budi Ashari Lc)
Ustadz budi Ashari menjabarkan visi dari keluarga Islam
ada empat diantaranya adalah menyejukkan pandangan mata, pemimpin bagi
masyarakat bertakwa, terjaga dari api neraka dan bersama hingga ke surganya.
Empat hal ini harus menjadi cita-cita utama setiap rumah tangga muslim.
Rumah tangga ibarat sebuah kendaraan. Ia digunakan untuk
menempuh sebuah perjalanan. Seluruh anggota keluarga adalah penumpang dengan
masing-masing perannya. Penumpang ayah dan ibu ibarat nahkoda dan navigatornya.
Merekalah yang memiliki rencana an mengumumkan kepada seluruh anggota keluaga;
kemana tujuannya, lama perjalanan yang ditempuh dan apa yang akan dilakukan
sesampainya. Begitu Ustadz Budi Ashari menyampaikan.
Beliau juga menambahkan keluarga adalah awal dari
berdirinya peradaban Islam yang megah. Pemimpin yang istimewa berawal dari
keluarga yang istimewa, pemimpin yang membahagiakan masyarakat berasal dari
keluarga yang menyejukkan pandangan mata bagi keluarganya dan pemimpin yang
Istimewa merupakan karya perpaduan harmonis suami istri. Dan inilah tugas utama
dari sebuah keluarga.
Untuk mencapai setiap visi ini, tentu harus menggunakan
cara-cara yang telah teruji dalam membangun peradaban Islam sejak dahulu kala
yaitu metode parenting Nabawiyah.
2.
Melahirkan generasi penegak khilafah
“Ternyata masa depan yang dipikirkan orang tua hanya masa kini.
Masa depan sesungguhnya adalah kebesaran islam” (Ustadz Budi Ashari Lc)
Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan oleh HR.Ahmad :
“Nubuwah ada pada kalian sampai Allah kehendaki, hingga
dihilangkan ketika Dia menghendakinya. Kemudian Khilafah di atas manhaj (sistem
aturan) nubuwwah sampai Allah kehendaki, hingga dihilangkan ketika Dia
menghendakinya. Kemudian kerajaan yang menggigit sampai Allah kehendaki, hingga
dihilangkan ketika Dia menghendakinya. Kemudian kerjaan yang diktator sampai
Allah kehendaki, hingga dihilangkan ketika Dia menghendakinya. Kemudian
Khilafah di atas manhaj nubuwwah. Kemudia beliau diam.”
Akan hadir kembali fase Khilafah di atas manhaj Nubuwwah.
Para pemimpinnya adalah pemimpin-pemimpin yang adil mensejahterakan rakyatnya.
Rakyatnya adalah orang-orang beriman yang senantiasa berupaya berada dalam
ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Konsep parenting Nabawiyah salahnya
satunya adalah menyiapkan generasi kita sebagai generasi penegak khilafah.
Berdo’a kepada Allah, berusaha membentuk kepribadian yang shaleh/ha dalam diri
anak sehingga menjadi generasi yang diperlukan dalam fase kebangkitan Islam
nanti, fase Khilafah ‘ala minhaj nubuwwah.
3.
Melahirkan generasi pembuka roma
“Carikalan pendidik yang bukan saja berilmu tinggi tapi juga
berakhlak mulia. Karena seringkali sesuatu yang tidak terucapkan tetapi
terajarkan” (Ustadz
Budi Ashari, Lc)
Rasulullah SAW menyandingkan antara pembuka
Konstantinopel dan pembuka Roma. Dari sini kita dapat belajar dan mengambil
inspirasi kalau kualitas dan cara melahirkan mereka harus disejajarkan dan
disamakan. Sehingga kita harus mempelajari bagaimana Muhammad Al Fatih sang
penakhluk konstantinopel dididik sebagai inspirasi mendidik generasi kita agar
menjadi generasi pembuka Roma.
Demikian konsep pendidikan Parenting Nabawiyah yang
diusung oleh Ustadz Budi Ashari. Sebuah konsep yang tidak hanya teruji dari
pengalaman serta hasil eksperimennya melahirkan generasi hebat tapi juga teruji
dan terpercaya sumbernya, yaitu jalan kenabian.
0 Response to "3 Konsep Utama Parenting Nabawiyah Menurut Ustadz Budi Ashari.Lc."
Posting Komentar